fisik@net lihat situs sponsor

        ISSN 2086-5325 Jumat, 3 September 2010  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
domain
e-data
buku
prestasi
kontak
 
  » Penghargaan
 
  » Cara link
 
  » Mengenai kami
 
sponsor
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Mars di Depan Kita
Redaksi Jawa Pos

FLORIDA - Ingin menyaksikan perpaduan pertunjukan alam raya dan angkasa yang langka? Cobalah tidak melewatkan ke luar rumah pada Kamis WIB dini hari lusa. Sekitar pukul 22.00 GMT pada Rabu atau 05.00 Kamis WIB, mata telanjang kita bakal bisa menyaksikan planet mars.

Si "Planet Merah" itu -julukan lain mars- bakal ada dalam posisi yang paling dekat dan sejajar dengan bumi. Kedekatan mars dan bumi -yang hanya sekitar 55,8 juta km (34,6 juta mil)- ini diyakini merupakan yang pertama dalam 60 ribu tahun terakhir.

Kedua planet tersebut tujuh kali lebih dekat ketimbang saat mars dan bumi ada di posisi terjauh, yakni 241 juta mil. Bahkan, kedekatan posisi mars dan bumi seperti yang terjadi pada Rabu atau Kamis WIB nanti itu, ada yang menilai, pernah terjadi ratusan ribu tahun silam.

"Mungkin sekitar 100.000 tahun silam," terang Sally Hoffman, profesor astronomi dan fisika di Santa Fe Community College.

Sante Fe merupakan salah satu di antara beberapa lokasi yang direncanakan untuk memandang kedekatan mars dengan bumi pada Rabu malam hingga minggu-minggu mendatang.

Sebagian besar perkiraan mengenai waktu terakhir mars mendekati bumi hampir 60.000 tahun. Bahkan, seorang profesor Italia, Aldo Vitagliano, menganggap even tersebut terakhir terjadi pada 12 September 57.616 tahun silam.

Menurut Hoffman, sekalipun hanya 10.000 tahun, seperti yang diperkirakan perhitungan yang lain, itu adalah sesuatu yang harus dipikirkan lagi. "Hal penting (menyaksikan mars, Red) itu karena ia adalah satu-satunya planet dalam sistem matahari yang permukaannya bisa kita lihat dan mendeteksi ciri-cirinya. Dan, ketika planet itu sedemikian dekatnya, kita bisa melihat ciri-ciri permukaannya yang lebih banyak," katanya.

Hoffman kemudian menjelaskan bahwa venus sebenarnya bisa mendekati bumi hingga 25 juta mil. Namun, planet tersebut diselubungi awan secara permanen sehingga sulit untuk melihat ciri-ciri permukaannya.

Menurut Howard Cohen, pensiunan guru besar Astronomi di Universitas Florida, salah satu keindahan fenomena angkasa penampakan mars ini sangat luar biasa. Dia menyebutnya sebagai kesempatan "sekarang atau tidak sama sekali itu (now-or-never)".

Lebih lanjut, penulis mengenai oposisi mars dalam situs Alachua Astronomy Club (www.floridastars. org/marsopp.2003.html) itu mengatakan bahwa saat ini mars tergolong di antara benda-benda paling terang. Jadi, tidak ada perbedaan substansial atas apa yang disaksikan pada saat terdekat dengan bumi dan hari-hari berikutnya.

Atas alasan itulah, Alachua Astronomy Club dan Florida Museum of Natural History telah merencanakan pesta memandang mars bagi publik sampai empat malam hingga pada Sabtu nanti. Teleskop akan dipasang mulai pukul 23.00 hingga 12.30 di luar bagian depan Museum Powell Exhibition Hall yang terletak di dekat Harn Museum of Art.

"Orang-orang sangat ingin tahu mengenai mars dan tertarik pada apa yang terjadi dengannya. Dan, karena fakta kami bisa melihatnya jauh lebih baik daripada biasanya, saya rasa even tersebut lebih menarik," papar Patti Anderson, koordinator pendidikan di museum tersebut.

Yang jelas, meski mars bisa dilihat dengan mata telanjang, masih dibutuhkan sebuah teleskop yang bagus untuk menjelajahi setiap jengkal permukaannya.

Dengan mata telanjang, kata Cohen, planet itu akan seperti bintang yang bercahaya sangat terang. Tapi, dengan teropong yang disusun bagus, gambarannya akan jelas terlihat. Kemungkinan akan terlihat bagai gumpalan berwarna merah.

Diperkirakan, setelah pemunculan terdekat dengan bumi pada Rabu GMT atau Kamis WIB lusa, mars akan kembali mendekat ke bumi pada Rabu, 28 Agustus 2287. Saat itu, sudah jadi apa kita? (gainesvillesun/ras/alv).

Sumber : http://www.jawapos.co.id

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 3 Januari 2004

 

PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 17 Agustus 2000 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2010 LIPI