fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Senin, 23 September 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    International Physics Olympiad 33
    Oleh : Dede
    Kamis, 30 Agustus 2001 (22:09 WIB) dari IP 202.148.1.30

    International Physics Olympiad 33 (IPhO 33) akan diselenggarakan di Bandung dari tanggal 14 sampai dengan 23 Juli 2002. Departemen Fisika FMIPA ITB bertidak sebagai panitia pelaksana dengan alamat :

    ipho33@fi.itb.ac.id

    homepage :

    http://www.fi.itb.ac.id/~ipho33 atau
    http://www.geocities.com/ipho33/


    RE:International Physics Olympiad 33
    Oleh : Media Indonesia
    Minggu, 28 Oktober 2001 (16:41 WIB) dari IP 61.5.76.104

    Lomba Olimpiade Fisika ke-33 Dipindahkan ke Bali Karena Faktor Politik
    Dalam Negeri
    Media Indonesia - Pendidikan dan Kebudayaan (25/10/2001 00:05 WIB)

    JAKARTA (Media): Indonesia menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah
    Olimpiade Fisika Internasional ke-33. Hanya saja, pelaksanaan olimpiade
    yang semula dilaksanakan di Bandung akan dialihkan ke Bali.
    Pernyataan di atas dilansir Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah
    (Dikdasmen) Indra Djati Sidi, dalam acara `Pengukuhan Tim Olimpiade Tahun
    2002 dan Sosialisasi Indonesia Siap Menjadi Tuan Rumah IPho ke-33 Tahun
    2002` di Jakarta kemarin. Dalam sambutannya, Indra mengakui bahwa isu
    keamanan dan politik Indonesia di mata masyarakat internasional tidak
    terlalu menggembirakan. Sehingga, lomba pendidikan tingkat internasional
    itu terkena dampaknya.

    ``Karena faktor keamanan dan lain-lain sebagai dampak dari serangan teroris
    di Amerika, kita disarankan agar tempat pelaksanaan IPhO dipindah ke
    Bali,`` kata Indra.

    Permintaan pemindahan tempat pelaksanaan olimpiade itu, disampaikan
    langsung Presiden International Physics Olympiad (IPhO) Waldemar Gorzkowski
    kepada Departemen Pendidikan Nasional, selaku penanggung jawab
    penyelenggara olimpiade. Untuk sementara ini, Bali oleh IPhO dianggap
    sebagai tempat yang aman terutama bagi peserta-peserta asal negara Eropa
    dan Amerika Serikat.

    Menurut Indra, permintaan Presiden IPhO itu sangat rasional dan kemungkinan
    dapat dipenuhi panitia. Alasannya, dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah
    olimpiade fisika ini merupakan momen penting yang sudah ditunggu lama
    sehingga harus dipertahankan. ``Dengan menjadi tuan rumah, maka akan
    mengangkat dunia pendidikan Indonesia di mata masyarakat internasional,``
    katanya lagi.

    Indonesia diharapkan mampu mengundang negara peserta lebih banyak daripada
    peserta yang mengikuti lomba serupa di Turki. ``Dari 68 negara peserta di
    Turki, kita harapkan di penyelenggaraan Indonesia, dapat bertambah sekitar
    70-75 negara,`` katanya.

    Sementara dari segi prestasi, tim olimpiade Indonesia diharapkan mampu
    meraih mendali emas. Selama mengikuti sembilan kali IPhO, Indonesia hanya
    sekali meraih medali emas pada IPhO ke-30 tahun 1999 di Pedova, Italia.

    Pada kesempatan itu, ketua tim olimpiade fisika internasional (Tofi)
    Yohanes Surya, yakin anak asuhnya dapat meraih minimal dua mendali emas.

    ``Tahun lalu, persiapan kita hanya delapan bulan dan prestasinya cukup
    bagus. Untuk tahun ini, tim dipersiapkan selama setahun dan berdasarkan
    evaluasi, kita punya anggota yang sangat bagus kualifikasinya,`` kata
    Yohanes.

    Tidak ada sponsor

    Dengan pemindahan lokasi dari Bandung ke Bali ini, diperkirakan akan ada
    pembengkakan pada persoalan dana. Koordinator IPhO Suharlan mengatakan,
    panitia mengalokasikan dana sekitar Rp15 miliar untuk mendukung suksesnya
    pelaksanaan olimpiade fisika tahun 2002.

    Dana sebesar itu terpaksa diambil dari pos APBN karena sektor swasta tidak
    bisa diandalkan untuk mendukung lomba pendidikan tingkat dunia. ``Kita
    sudah upayakan untuk memperoleh sponsor, tapi tidak ada sektor swasta yang
    menyatakan siap mendukung,`` kata Suharlan.

    Acara yang akan dilangsungkan pada 14 - 23 Juli 2002 ini, rencananya akan
    dibuka langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Sementara ini,
    diperkirakan olimpiade kali ini akan diikuti sekitar 70-75 negara dengan
    total peserta 400 orang ditambah sekitar 200 ofisial. ``Dari 68 negara yang
    sudah dikonfirmasi, sebanyak 63 negara sudah menyatakan hadir dalam
    olimpiade kali ini,`` ujar Suharlan.


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI