fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Kamis, 21 November 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    Hasil Semifinal Tes Seleksi TOFI
    Oleh : TOFI
    Rabu, 29 November 2000 (02:30 WIB) dari IP 212.144.32.235

    Walaupun negara kita secara umum dalam kondisi tidak menentu, namun tekad Tim
    Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) untuk dapat mengukir prestasi di dunia internasional
    tampaknya tidak surut sedikitpun.

    Baru-baru ini, pelajar-pelajar dari seluruh penjuru Indonesia telah mengikuti tes seleksi
    calon TOFI. Dari ribuan pelajar tersaring 26 pelajar potensial yang berhasil meraih nilai
    60 ke atas dari nilai sempurna 100 untuk ujian seleksi TOFI. Dari 26 pelajar ini
    selanjutnya akan disaring lagi hingga hanya tinggal 5 orang yang berhak untuk berlaga
    dalam ajang Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) di Antalya, Turki pada 26 Juni-6
    Juli 2001.

    Terdapat beberapa catatan menarik untuk disimak seputar ke 26 pelajar tersebut. Skor
    tertinggi yakni 95 diraih oleh Rezy Pradipta, pelajar dari SMU Taruna Nusantara. SMU
    yang berlokasi di Magelang ini memang termasuk top untuk urusan menelurkan
    calon-calon jago fisika. Sebelumnya, Taruna Nusantara beberapa kali berhasil
    menempatkan pelajarnya dalam TOFI. Menurut Bapak Yohanes Surya, pembimbing
    TOFI, SMU Taruna Nusantara telah memiliki pola yang tepat untuk menempa
    siswa-siswanya dalam mempelajari ilmu fisika.

    Catatan menarik lainnya, dari 26 pelajar tersebut hanya 6 di antaranya yang berasal dari
    DKI Jakarta. Selebihnya berasal dari propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,
    juga dari Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Bali, bahkan DI Aceh. Selain menarik,
    kenyataan ini sangat menggembirakan. Setidaknya ini dapat dijadikan tolak ukur, pelajar
    di daerah ternyata masih mampu ikut berkompetisi dalam hal penguasaan sains.
    Padahal mengingat ketersediaan sarana dan prasarana untuk mengakses informasi,
    pelajar Jakarta seharusnya bisa lebih banyak meloloskan jago-jago fisikanya.

    Mencermati daftar nama 26 pelajar itu, pelajar perempuan yang lolos seleksi
    diperkirakan hanya satu orang yakni Evelyn dari SMUK I Penabur, Jakarta. Kenyataan
    ini cukup menyedihkan dan patut dipertanyakan. Apalagi mengingat alumni-alumni
    TOFI juga didominasi pelajar laki-laki. Mungkin perlu dicarikan solusi yang
    berdasarkan data empiris mengenai bagaimana meningkatkan kuliatas pelajar
    perempuan dalam hal penguasaan ilmu fisika.


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI