fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Senin, 16 September 2019  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi berita :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi berita
» Tulis pesan baru di forum informasi berita

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    Revitalisasi Jakstra Iptek Nasional
    Oleh : P. Anggraita
    Sabtu, 18 Agustus 2001 (09:04 WIB) dari IP 202.159.21.216

    _____________________________________________________________________
    TUNTUTAN PERUBAHAN PERAN PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN IPTEK
    _____________________________________________________________________

    Dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan, reformasi tatanan pemerintahan
    dan meningkatnya globalisasi dalam beberapa tahun terakhir telah melahirkan
    perubahan-perubahan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
    bernegara. Peran pemerintah dalam pembangunan iptek juga tidak luput dari
    tuntutan-tuntutan perubahan.

    Kelahiran Undang-undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah dan
    Undang-undang No. 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan
    Daerah telah mengurangi lingkup peran pemerintah pusat dalam melaksanakan
    pembangunan nasional di bidang iptek. Dengan kata lain, kebijakan otonomi
    daerah menuntut adanya pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatan semua
    potensi yang dimiliki daerah termasuk sumber daya ipteknya, secara lebih
    efektif, efisien, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat daerah.
    Wewenang pemerintah pusat di bidang iptek akan lebih difokuskan pada
    kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan pengembangan dan penguasaan
    iptek yang sifatnya strategis.

    Terbatasnya anggaran pusat menuntut perlunya penajaman program, proyek dan
    kegiatan riset baik di tingkat nasional, maupun di daerah. Tuntutan
    penajaman prioritas juga berarti semakin diperlukannya kejelasan sasaran
    program yang ingin dicapai dan tolok ukur yang digunakan sebagai indikator
    keberhasilan. Contoh upaya penajaman adalah memberikan prioritas yang tinggi
    bagi program yang berpotensi untuk menciptakan lapangan kerja baru, atau
    bagi program yang hasilnya berpotensi untuk meningkatkan pendapatan per
    kapita masyarakat di daerah.

    Tuntutan perubahan yang lain adalah bergesernya peran pemerintah dari pelaku
    utama menjadi fasilitator dalam pembangunan di bidang iptek. Sebagai
    fasilitator, pemerintah dituntut untuk menekankan pada upaya-upaya yang
    dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi berkembangnya kegiatan inovasi
    dan difusi teknologi terutama oleh pihak swasta. Dorongan perubahan kali ini
    adalah akibat dari meningkatnya tuntutan transparansi pemerintahan serta
    makin terbatasnya porsi anggaran pemerintah untuk pembiayaan di bidang
    iptek. Konsekuensi dari tuntutan ini adalah pendekatan kebijakan yang lebih
    banyak menerapkan skema-skema insentif disamping instrumen anggaran untuk
    membiayai penelitian, pengembangan dan rekayasa di lembaga-lembaga litbang.

    Oleh karena itu, para peneliti harus siap bersaing dalam 13
    program insentif yang telah diluncurkan oleh KMNRT karena dana anggaran
    pembangunan akan semakin kecil porsinya. Kesemua tuntutan perubahan ini,
    yang dipicu oleh munculnya krisis ekonomi dan politik, pada akhirnya di
    tingkat mikro menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan sumber
    daya manusia baik sebagai pelaku maupun sebagai pemanfaat iptek. Di sini
    pentingnya dilakukan evaluasi dan inventarisasi baik dari segi sumber
    daya manusia, dana, sarana dan prasarana yang tersedia, kemudian menentukan
    Core Competence, program-program unggulan, diseminasi informasi dan
    program-program penunjang. RENSTRA harus dapat menunjukkan di mana kita
    sekarang, mau ke mana kita dan indikator-indikator keberhasilan yang bersifat
    terukur agar mudah untuk dievaluasi.


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2019 LIPI