fisik@net lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5325 Selasa, 26 Mei 2020  
 
LIPI

depan
database
database
artikel
fenomena
kegiatan
situs
info
kamus
publikasi
buku
prestasi
kontak
e-data

  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
  Forum informasi pengumuman :

pengumuman berita dana beasiswa lowongan teknis

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum informasi pengumuman
» Tulis pesan baru di forum informasi pengumuman

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    JABATAN FUNGSIONAL: PENELITI
    Oleh : Kantor RISTEK
    Selasa, 12 September 2000 (04:25 WIB) dari IP 212.144.32.73

    JABATAN FUNGSIONAL: PENELITI

    Peneliti adalah Pegawai Negeri Sipil yang telah memenuhi syarat-syarat ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dalam suatu
    Tingkat Jabatan Peneliti dan dipekerjakan pada suatu satuan organisasi penelitian dan pengembangan dengan tugas pokok melakukan
    penelitian dan pengembangan.

    Pengertian:

    1.Jabatan Peneliti: Kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang pejabat peneliti dalam
    suatu organisasi penelitian dan pengembangan
    2.Pejabat peneliti: Pegawai Negeri Sipil yang setelah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang
    berwenang dalam suatu tingkat jabatan peneliti dan dipekerjakan pada suatu satuan organisasi penelitian dan pengembangan
    dengan tugas pokok melakukan penelitian dan pengembangan
    3.Penelitian: Suatu kegiatan penyelidikan yang dilakukan menurut metode ilmiah yang sistematik untuk menemukan informasi ilmiah
    dan atau teknologi yang baru, membuktikan kebenaran atau ketidak benaran hipotesa sehingga dapat dirumuskan teori dan atau
    proses gejala alam atau proses-proses untuk tujuan-tujuan praktis.
    4.Metode Ilmiah Penelitian dan Pengembangan: Cara pelaksanaan yang sistematik dan objektif yang mengikuti tahap-tahap
    sebagai berikut :

    Melakukan observasi dan menetapkan masalah dan tujuan;
    Menyususn hipotesa;
    Menyusun rancangan penelitian;
    Melaksanakan percobaan berdasarkan metode yang direncanakan;
    Melaksanakan pengamatan dan mengumpulkan data;
    Menganalisa dan menginterpretasi data;
    Merumuskan kesimpulan dan atau teori;
    Melaporkan hasilnya

    Tingkat Jabatan Peneliti:

    Jabatan peneliti dari yang terendah sampai yang tertinggi adalah sebagai berikut :

    1. Asisten Peneliti Muda
    2. Asisten Peneliti Madya
    3. Ajun Peneliti Muda
    4. Ajun Peneliti Madya
    5. Peneliti Muda
    6. Peneliti Madya
    7. Ahli Peneliti Muda
    8. Ahli Peneliti Madya
    9. Ahli Peneliti Utama.

    Tugas Pokok Peneliti:

    1.Tugas Pokok Asisten Peneliti Muda dan Asisten Peneliti Madya :

    Membantu merencanakan kegiatan penelitian
    Membantu atau melakukan kegiatan penelitian sendiri di bawah bimbingan
    Menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitiannya

    1.Tugas pokok Ajun Peneliti Muda dan Ajun Peneliti Madya :

    Merumuskan dan merencanakan kegiatan penelitian dengan bimbingan
    Melakukan kegiatan penelitian dengan pengawasan
    Menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian

    1.Tugas Pokok Peneliti Muda dan Peneliti Madya :

    Merumuskan dan membuat rencana kegiatan penelitian
    Melakukan kegiatan penelitian
    Menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian
    Membimbing dan mengawasi pejabat peneliti di bawahnya dalam melaksanakan kegiatan penelitian
    Membantu merumuskan arah untuk kebijaksanaan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)

    1.Tugas Pokok Ahli Peneliti Muda, Ahli Peneliti Madya dan Ahli Peneliti Utama :

    Merumuskan dan membuat rencana kegiatan penelitian
    Melakukan kegiatan penelitian
    Menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian
    Mengarahkan, membimbing, dan mengawasi pejabat peneliti di bawahnya dalam melaksanakan kegiatan penelitian
    Merumuskan arah untuk kebijaksanaan pengembangan IPTEK
    Memupuk perkembangan kehidupan ilmiah pada taraf nasional dan internasional.

    Jenjang Pangkat Peneliti:

    Jenjang pangkat untuk masing-masing jabatan peneliti adalah sebagai berikut :

    NO.
    JABATAN PENELITI
    PANGKAT DAN GOLONGAN RUANG
    1.
    Asisten Peneliti Muda
    Penata Muda, Golongan Ruang III/a
    2.
    Asisten Peneliti Madya
    Penata Muda Tingkat I, Golongan Ruang III/b
    3.
    Ajun Peneliti Muda
    Penata, Golongan Ruang III/c
    4.
    Ajun Peneliti Madya
    Penata Tingkat I, Golongan Ruang III/d
    5.
    Peneliti Muda
    Pembina, Golongan Ruang IV/a
    6.
    Peneliti Madya
    Pembina Tingkat I, Golongan Ruang IV/b
    7.
    Ahli Peneliti Muda
    Pembina Utama Muda, Golongan Ruang IV/c
    8.
    Ahli Peneliti Madya
    Pembina Utama Madya, Golongan Ruang IV/d
    9.
    Ahli Peneliti Utama
    Pembina Utama, Golongan Ruang IV/e


    Unsur yang Dinilai:

    Unsur-unsur yang dinilai dalam memberikan angka kredit terdiri dari :

    1.Unsur-unsur utama, yaitu :

    pendidikan
    karya tulis ilmiah
    pemacuan teknologi

    1.Unsur-unsur penunjang, yaitu :

    Pemasyarakatan ilmu dan teknologi
    Keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah
    Pembinaan kader ilmiah
    Penghargaan ilmiah

    Angka Kredit:

    1.Untuk dapat diangkat dalam jabatan peneliti, seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi angka kredit yang ditentukan dan
    mempunyai tugas pokok melakukan penelitian dan pengembangan dan bekerja pada satuan organisasi penelitian dan
    pengambangan

    2.Jumlah angka kredit kumulatif minimal yang harus dipenuhi oleh seorang Pegawai Negeri Sipil untuk dapat diangkat menjadi
    pejabat peneliti adalah sebagaimana dimaksud dalam Lampiran II Keputusan Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara Nomor
    01/MENPAN?1983 tanggal 10 Januari 1983, yaitu :

    Asisten Peneliti Muda: 100 angka kredit
    Asisten Peneliti Madya: 150 angka kredit
    Ajun Peneliti Muda: 200 angka kredit
    Ajun Peneliti Madya: 300 angka kredit
    Peneliti Muda: 400 angka kredit
    Peneliti Madya: 550 angka kredit
    Ahli Peneliti Muda: 700 angka kredit
    Ahli Peneliti Madya: 850 angka kredit
    Ahli Peneliti Utama: 1000 angka kredit.

    1.Jumlah angka kredit tersebut di atas harus terdiri dari ;

    Sekurang-kurangnya 70% (tujuh puluh persen) berasal dari unsur-unsur utama, yaitu pendidikan, karya tulis ilmiah dan atau
    pemacuan teknologi
    Sebanyak-banyaknya 30% (tiga puluh persen) berasal dari unsur-unsur penunjang, yaitu pemasyarakatan ilmu dan teknologi,
    keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah, pembinaan kader ilmiah dan atau penghargaan ilmiah.
    Angka kredit dari unsur kriteria karya tulis ilmiah yang diterbitkan sekurang-kurangnya harus sama dengan jumlah angka kredit
    dari unsur kriteria karya tulis ilmiah yang belum dan atau tidak diterbitkan
    Untuk dapat diangkat sebagai Ahli Peneliti seorang Pegawai Negeri Sipil wajib memiliki angka kredit dari unsur kriteria karya tulis
    ilmiah hasil penelitian yang diterbitkan dan atau disajikan dalam pertemuan ilmiah dan atau dalam pemacuan teknologi
    sekurang-kurangnya sebesar 30% (tiga puluh persen) yang ditulis/dibuatnya sendiri atau bersama dengan pejabat peneliti lain,
    dengan ketentuan ia sebagai penulis/pembuat utamanya.
    Apabila suatu karya tulis ilmiah atau pemacuan teknologi atau pemasyarakatan ilmu dan teknologi atau keikutsertaan dalam
    kegiatan ilmiah ditulis oleh lebih dari seorang, maka pembagian angka kreditnya ditetapkan 60% (enam puluh persen) bagi
    penulis utama dan 40% (empat puluh persen) agi semua penulis pembantu.
    Apabila kriteria yang dipergunakan dalam penilaian berubah maka yang diperhitungkan hanya selisih angka kreditnya.
    Angka kredit dari unsur kriteria pendidikan bergelar hanya diperhitungkan satu kali dan yang dinilai ialah pendidikan tertinggi
    Apabila Pegawai Negeri Sipil memperoleh pendidikan yang lebih tinggi setelah ia diangkat dalam jabatan peneliti, maka yang
    diperhitungkan hanyalah sekisish angka kredit antara pendidikan yang diperoleh sebelumnya dan dengan pendidikan yang lebih
    tinggi itu.

    Tanggung Jawab dan Hak Peneliti:

    Dalam melaksanakan tugas pokoknya, pejabat peneliti mempunyai kebebaan mimbar ilmiah secara bertanggung jawab, dan dapat
    memperoleh serta menggunakan data dan informasi, menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, menggunakan fasilitas dan
    sarana, sepanjang memungkinkan dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


  • TULIS TANGGAPAN BARU :

    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis : username :     password :
    isi :

    » kirim ke teman
    » versi cetak
    » berbagi ke Facebook
    » berbagi ke Twitter
    » markah halaman ini

  •  

    PERHATIAN : fisik@net berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
    - sejak 17 Agustus 2000 -
      Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2020 LIPI